the-devil-all-the-time-rekomendasi-film-terbaik

The Devil All the Time Rekomendasi Film Terbaik

The Devil All the Time Rekomendasi Film Terbaik – Di pas tetap belum ada kejelasan berkenaan pembukaan bioskop di Indonesia, Netflix merilis sebuah film psychological thriller terbaru yang berjudul The Devil All the Time. Disutradarai oleh Antonio Campos, The Devil All the Time merupakan film adaptasi novel berjudul sama yang ditulis oleh Donald Ray Pollock.

The Devil All the Time Rekomendasi Film Terbaik

the-devil-all-the-time-rekomendasi-film-terbaik

Di pada film Hollywood orisinal Netflix lain yang telah dirilis hingga pertengahan September ini, The Devil All the Time bisa dibilang cukup spesial. Film ini dimeriahkan oleh para aktor yang tengah naik daun, di antaranya Tom Holland, Robert Pattinson, Sebastian Stan, dan aktor ternama lainnya. Spesialnya lagi, Jake Gyllenhaal ternyata berpastisipasi sebagai produser.

Berlatar pas pada akhir Perang Dunia II dan awal Perang Vietnam, The Devil All the Time menampilkan cerita nonlinear berasal dari bermacam orang yang berada di beberapa kota kecil Ohio. judi bola Enggak semua karakter yang ada di film ini saling mengenal, namun mereka akhirnya saling terkoneksi melalui tragedi yang menimpa mereka.

Kebanyakan film kebanyakan memperlihatkan dengan sadar mana karakter penjahat dan mana karakter pahlawan. Namun di The Devil All the Time, kalian enggak dapat mendapatkan karakter yang amat bisa dibilang sebagai pahlawan. Soalnya, beberapa besar karakter yang ada di film ini menampilkan segi gelap mereka meskipun tindakan selanjutnya sebetulnya didasari berasal dari tekad yang dianggap mereka baik.

Sisi gelap yang ditampilkan di film ini didasari berasal dari egoisme, trauma masa lalu, hingga demi kepuasan sendiri. Ketika ada suami yang begitu mencintai istrinya, dia ternyata enggak membayangkan masa depan anaknya.

Lalu, saat ada orang begitu taat beribadah, dia begitu naif hingga rela dipengaruhi oleh orang yang dianggap suci. Seakan enggak dapat ada nasib baik yang dapat di terima oleh tiap-tiap karakter di film ini.

Dengan durasi 2 jam 18 menit, pembangunan cerita di film ini terbilang lambat. Namun, hal selanjutnya sama sekali enggak jadi kekurangan The Devil All the Time karena film ini menceritakan banyak karakter dalam satu film. Jika pembangunan cerita dibuat dengan cepat, kalian tentunya dapat kebingungan mendapatkan koneksi pada satu karakter dengan karakter lainnya.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, The Devil All the Time menampilkan kisah nonlinear berasal dari bermacam karakter yang berbeda. Nah, sutradara Campos pakai alur maju-mundur dalam penceritaan film ini. Namun, kalian enggak mesti cemas dapat enggak sadar dengan alur maju-mundurnya karena penyampaian ceritanya amat disusun dengan rapi.

Salah satu hal yang memicu penceritaan The Devil All the Time jadi enggak membingungkan karena kehadiran narator yang membantu penonton menelusuri cerita filmnya. Sang narator amat punyai peran perlu di film ini. Selain membantu alur ceritanya, narator terhitung mengatakan apa yang tengah dipikirkan oleh karakternya.

Ada fakta unik, loh, seputar narator yang muncul di film ini. Ternyata, nada narator yang kalian dengar diisi oleh Donald Ray Pollock, sosok yang menulis novel The Devil All the Time. Mungkin itulah alasan terbesar mengapa karakter sang narator terasa begitu pas dengan filmnya.

The Devil All the Time bisa dibilang sebagai daerah ngumpulnya para pemeran superhero. Bagaimana, enggak? Kalian bisa menyaksikan pemeran Batman (Robert Pattinson), Spider-Man (Tom Holland), dan Winter Soldier (Sebastian Stan) di film garapan Campos ini. Selain para superhero, pemeran Pennywise (Bill Skarsgard) dan pemeran Alice (Mia Wasikowska) terhitung ikut memeriahkan film ini.

Film bertabur bintang enggak selalu menanggung keberhasilan suatu film. Namun, The Devil All the Time terbilang berhasil menampilkan mutu berasal dari para bintang filmnya. Enggak semua bintang besar yang telah disebutkan di atas mendapatkan porsi kemunculan yang banyak, seperti Wasikowska dan Skarsgard. Walau kemunculannya sedikit, aktor-aktor selanjutnya selalu menambahkan tampilan yang mengesankan.

Di pada semua aktor yang membintangi film ini, Holland-lah yang mendapatkan porsi paling banyak meski baru disorot cermat sehabis 46 menit film dimulai. Secara filmografi, pengalaman akting Holland sebetulnya belum sebanyak Pattinson, Stan, atau Skarsgard. Apalagi, Holland muncul begitu melekat dengan peran Spider-Man. Namun, kalian dijamin dapat dibuat terheran-heran dan terpesona dengan akting Holland di film ini.

Penampilan Holland di film The Devil All the Time amat jauh berasal dari tingkah slengekan ala Spider-Man. Identik dengan peran remaja, Holland akhirnya memerankan karakter dewasa di film ini.

Holland pun berhasil menampilkan akting sungguh-sungguh bahkan bisa beraksi brutal! Setelah melihat film ini, kalian dijamin dapat mengakui bahwa Holland sebetulnya aktor yang punya bakat dan bisa lepas berasal dari image Spider-Man.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *